CITRA WANITA PRIBUMI DALAM SASTRA MELAYU TIONGHOA

Main Article Content

Dedi Pramono

Abstract




Sastra Melayu Tionghoa merupakan sastra yang terlahir di bumi Indonesia namun termarjinalkan akibat problem politik. Penggunaan bahasa Melayu rendah dijadikan dalih karya sastra ini tidak dianggap sebagai bagian dari hasil kesusastraan Indonesia. Sementara kesusastraan Balai Pustaka yang menggunakan bahasa Melayu tinggi dianggap sebagai bagian kebudayaan bangsa. Berdasarkan jumlah karyanya, telah terbit sastra Melayu Tionghoa (1870 – 1960) tidak kurang dari 3.005 judul dengan 806 penulis. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah karya sastra dan penulis sastra Indonesia dalam kurun waktu yang sama. Secara kualitatif, tema yang diusung sastra Melayu Tionghoa pun beragam. Salah satu tema yang menarik adalah wanita pribumi. Kajian terhadap wanita pribumi untuk melihat model wanita pribumi yang ditokohkan oleh para pengarang Tionghoa yang umumnya laki-laki. Dalam hal ini terfokus pada deskripsi sikap, pikiran, peranan wanita pribumi, dan penokohannya. Kajian ini merupakan hasil penelitian pustaka. Kajian data dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa (1) deskripsi sikap dan pemikiran tokoh wanita pribumi terhadap seluruh tokoh tionghoa umumnya positif. Namun terhadap tokoh pribumi laki-laki cenderung negatif karena umumnya laki- laki pribumi umumnya digambarkan sebagai tokoh antagonis; (2) peran wanita pribumi dalam Sastra Melayu Tionghoa adalah sebagai pembantu, gundik, pacar, dan pada sedikit kasus menjadi istri yang sah; dan (3) para tokoh wanita pribumi pada Sastra Melayu Tionghoa cenderung diposisika n secara unlike life’ yang mengejawantahkan adanya kecenderungan sifat dominasi pemikiran dari para pengarang laki-laki Tionghoa.




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dedi Pramono. (2019). CITRA WANITA PRIBUMI DALAM SASTRA MELAYU TIONGHOA. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Dan Seni (Sesanti), 348–363. Retrieved from https://eprosiding.fib-unmul.id/index.php/sesanti/article/view/26
Section
Articles